Ibadah | Kerja | Makan | Ngeblog

Stake Out Menggunakan Alat Topcon E-Series dan Nikon

Pada artikel sebelumnya telah dijelaskan mengenai stake out dengan menggunakan alat Topcon, Sokkia, dan Leica. Namun kali ini akan dijelaskan mengenai stake out menggunakan alat Topcon ES Series dan Nikon DTM 322.
1) Stake Out Menggunakan Alat Total Station Topcon ES Series
  • Tekan [S-O] pada halaman ketiga mode OBS untuk menampilkan <S-O>.
  • Pilih "Occ. orien." untuk set data stasion alat dan sudut azimut titik backsight.
  • Pilih "S-O data" → <S-O Coord> akan tampil.

  • Masukan koordinat titik yang akan di staking out.
     -Bila [LOAD] ditekan, koordinat yang teregister dapat dipanggil
      dan digunakan sebagai koordinat yang akan di staking out.


     -Tekan [DISP] mengubah mode masukan jarak.

  • Tekan [OK] untuk set data staking out
  • Tampil beda jarak dan sudut antara stasion alat dan titik target →Putar teropong sampai "dHA" menjadi 0° dan letakkan target tepat di depan teropong sehingga target dapat terlihat.
  • Tekan [MEAS] untuk memulai pengukuran staking out. Target dan jarak titik yang akan distaking out akan tampil (S-O∆ HD)
  • Gerakkan prisma maju dan mundur jarak staking out menjadi 0m. Bila S-O∆ HD "+", majukan prisma ke arah Anda, bila "-", mundurkan prisma menjauhi Anda.
     -Dengan menekan [← →], tampil tanda panah ke kiri atau
       kanan yang menunjukkan arah target seharusnya digerakan.

     -Bila target sudah tepat pada koordinat yang di staking out,
      maka keempat panah akan tampil.

2) Stake Out Menggunakan Alat Total Station Nikon DTM 322
a) Input Koordinat
Karena kita akan melakukan pekerjaan stake out berdasarkan koordinat, maka kita harus memasukkan titik-titik yang akan kita stake out, termasuk juga nilai koordinatnya. Ada dua model input data koordinat ke dalam alat TS, yaitu :
  • Cara manual/langsung Cara ini kita memasukkan koordinat titik secara manual dengan cara memasukkan satu-per satu ke dalam alat TS, caranya :
       -Dari MENU →COGO →INPUT →INPUT XYZ

       -Kemudian masukkan nilai koordinat (X, Y, Z) dan
        no point serta kode-nya kemudian tekan ENTER untuk menyimpannya
       -Lakukan hal yang sama untuk titik-titik yang lain.
  • Dengan komputer :  Cara ini dikenal dengan istilah up load data. Pada langkah ini diperlukan software transfer (download/upload) TransIT. 
b) Stake Out
  • Lakukan prosedure pengukuran seperti sewaktu akan melakukan pengukuran detil, yakni set-up alat dan centering, input STN dan Backsight serta membidiknya.
  • Untuk masuk ke menu stake out tekan tombol S – O atau menekan tombol nomor 8, sehingga akan tampil seperti berikut :
  • Pilih no 2. XYZ, sehingga akan muncul :
  • Masukkan no point yang akan kita stake out, maka akan muncul :
        dHA : sudut menuju arah/titik yang kita tuju
        HD : jarak antara instrumen ke titik yang kita maksud
  • Putar teropong sehingga diperoleh dHA = 0° 00’ 00” dan kemudian kunci penggerak halus horizontal.
  • Helper pemegang prisma berjalan sejauh HD dengan mengikuti arah teropong.
  • Kemudian bidik prisma detil dengan menekan tombol MSR, sehingga muncul :

        dHA : sudut arah/titik yang kita tuju (putar ke kiri 26”)
        R : posisi prisma kurang ke kiri 5,5 cm
        IN : posisi prisma kurang maju 0.92 meter
        Fil : posisi prisma kurang naik 3,6 cm
  • Dari informasi di atas Helper pemegang prisma harus maju sebesar 0.92 m, kemudian tekan MSR lagi sampai diperoleh selisih HD = 0
  • Lakukan langkah di atas untuk titik-titik yang lain.

Daftar Pustaka:
PT. DATASCRIP, 2009, Manual Praktis DTM 322.
http://www.distrodoc.com/372477-petunjuk-praktis-nikon-dtm-322-indonesia
Diakses 27 Januari 2018

INDOSURTA, MANUAL INSTRUKSI SINGKAT EASY STATION.
https://drive.google.com/file/d/0B8pdH25jTxi5QnhmY3E2N0dILWM/view
Diakses 27 Januari 2018















Labels: Survei dan Pemetaan

Thanks for reading Stake Out Menggunakan Alat Topcon E-Series dan Nikon. Please share...!

0 Comment for "Stake Out Menggunakan Alat Topcon E-Series dan Nikon"

Back To Top